Beberapa Cerita
Hujan Daun-Daun
(Lidya Renny Ch; Tsaki Daruchi; Putra Zaman)
Dalam
proses mencari jawaban atas mimpi buruk yang dialaminya Tania mencoba mengorek
luka lama yang disembunyikan oleh Kakek dan Nenek. Tidak ada yang pernah siap
jika luka lama di korek kembali karena itu Tania cukup kuat untuk bisa menata
hati dan mencari jawaban atas mimpi buruknya. Pohon trembesi, lukisan, orang
ketiga, adalah pemicu dari luka lama yang sekaligus memperbaiki hubungan yang
telah lama hilang.
Alur
ceritanya menarik, dimulai dengan ketenangan kemudian ketegangan lalu
dijelaskan penyebab dari ketengangan tersebut secara flashback dan diakhiri
dengan manis. Dan entah apa pesan yang ingin disampaikan penulis tapi untuk
saya, luka lama layak dilupakan, namun sebaiknya luka itu disembuhkan terlebih
dahulu sebelum dilupakan agar benar-benar selesai.
Berbagi Matahari
(Threes Emir)
Novel
ini memberi rasa penasaran yang menarik dengan alur cerita yang santai namun
memaksa pembaca memahami maksud dari penulis. Ada nilai persahabatan dan
kejujuran yang diperjuangkan dalam novel ini. Setiap manusia sama dihadapan matahari
namun sedikit yang berniat untuk berbagi sinarnya kepada yang terhalang.
Sosok
Adet yang menghargai setiap hubungan pertemaan yang terjalin membuat dia
sanggup berbagi yang dia miliki bahkan menjadi matahri bagi mereka yang fokus
pada awan gelap kecil diatas mereka. Dalam berteman jangan banyak menuntut
biarkan kesedian untuk saling mengenal menjadi persyaratan utama sehingga teman
akan selalu menjadi teman.
Novel Homeless Bird
(Gloria Whelan)
“ Terkadang, keberanian dan harapan bisa lebih kuat daripada tradisi”
Kholy menjadi korban pernikahan
dibawah umur yang berujung pada penelantaran dirinya. Setelah ditipu, berbakti
pada suami yang ternyata sakit parah, serta ibu mertua yang galak yang juga
akhirnya membuang Kholy setelah suaminya meninggal. Memulai kehidiupan baru
sebagai janda diusia muda dan jauh dari keluarga memuat Kholy perlu menata diri
terutama dilingkungan masyakat yang memegang teguh tradisi dari leluhur. Akhir
kisah yang manis terbukti dari kesediaan Kholy untuk kembali membuka hati untuk
Raji yang ditemuinya ditempat “pembuangan” telah mengantarnya kepada masa depan
yang lebih baik.
Terlepas
dari cara penulis menyampaikan cerita ini, terkadang dalam era modern tradisi
menjadi batu sandungan terutama bagi kaum wanita yang tumbuh di tengah lingkungan
masyarakat yang memegang teguh tradisi. Saat yang lain menghormati tradisi,
yang lain memanfaatkan tradisi untuk keuntungan pribadi walaupun itu merugikan
yang lain. Selain hukuman dari tradisi jika dilanggar, cemoohan dari warga
sekitar juga menjadi siksaan tersendiri. Namun lewat cerita ini saya pikir
selalu ada jalan mulus dalam setiap setapak berbatu yang terpakasa kita lalui,
hanya perlu berusaha menjadi lebih baik.
There's always a home for homeless bird :)



Komentar
Posting Komentar