Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2017

Sudah lewat

Gambar
Kata mereka, " kita tidak boleh menangis terus", " menangislah, lalu lanjutkan hidup", "yang kuat yaaah"   Menghadapi kehilangan tidak bisa sesederhana menyampaikan kata penghiburan. Bukan berarti hal tersebut salah,TIDAK. Tindakan itu menyadarkan kami bahwa ada yang peduli, sudah seharusnya kami tegar. sudah 40 hari, tangisan histeris itu mulai reda tapi duka yang menyesakan itu tetap dan belum berkurang (entah kapan akan berkurang). Bukan berarti setiap berkat sang Khalik terabaikan dari pandangan kami. Tetap ada nyanyian syukur yang terdengar dari hati kami saat kasihNya terasa hangat menyapa dalam setiap hal.    Namun saat ini rindu yang kami tanggung hanya bisa disampaikan dalam doa dan air mata. Tidak pernah terbayangkan bahwa kekosongan dapat menyesakan dada. Maka itu, kami berjanji akan melanjutkan mimpi dan cita-cita yang sudah semula ada namun jika suatu hari rasa rindu ini tidak dapat kami tangani dan tidak ada kata-kata yang kelu...

Kota Kenangan

Gambar
Nyasar di cerita                  " Surabaya, Surabaya, oh Surabaya... Kota Kenangan, Kota Kenangan tak kan ku lupa..." Beberapa gambar untuk perjalanan kemarin, yang membuat kenangan demikian membekas. Tujuan awal perjalanan ini, adalah untuk memenuhi undangan pernikahan. Farewell with a plate of ice cream Sejenak menjajaki kota ini, mengujungi saksi yang sempat tenggelam lalu dimunculkan untuk bersaksi dalam diam: MUSEUM KAPAL SELAM Patung Sura& Baya dapat ditemukan dibeberapa titik. (Bukan yg asli) Skate & BMX park Lalu perjalanan berlanjut ke sisi lain halaman museum. Ada patung sura&baya di tepi sungai, yang menyatu dengan Skate&BMX park. dan semuanya menjadi kenangan yang membekas..................................................

KOSONG; SESAK.

                Sebuah kekosongan yang berasal dari kehilangan cenderung memberikan kesedihan yang menyesakan. Ada upaya untuk kembali tegar demi menghargai kenangan yang ada, tanpa bermaksud mengabaikan nilai dari kepergian tersebut. Disisi lain, berlaku   tegar menjadi satu-satunya yang harus dilakukan karena sudah seharusnya demikian. Rasa duka yang tersisa, dan tangisan yang perlahan mulai meredah tak bisa menjamin kesesakan itu menghilang.   Akan tetap ada disitu, dan menjadi pengingat kekosongan yang dapat muncul kapan saja.                 Berapa lama waktu yang diperlukan untuk menepi dari rasa kehilangan? Tergantung diri sendiri. Ada rencana hidup yang perlu ditata ulang, ada   harapan yang perlu diraih, sebab selalu ada tangan tersembunyi yang disiapkan semesta untuk menguatkan.     ...