Dandelion


             Dandelion adalah salah satu jenis bunga yang keberadaanya tidak selalu disadari kita karena kadang tumbuh di pinggir jalan, di sudut halaman, di taman yang subur atau di tanah yang tandus. Tapi dandelion cukup populer di ingatan saya berkat film-film yang saya nonton. Terutama pada adegan ketika pemain hendak mengucapkan keinginan. Biasanya media untuk membisikan harapan kalau bukan bintang, ya bunga dandelion yang ditiup.
              

 

 Terlepas dari terkabul atau tidaknya harapan, meniup bunga dandelion setelah membisikan harapan itu menenangkan (sudah saya coba). Saya jadi tertarik untuk mencari tahu tentang makna dari bunga dandelion. Dan setelah membaca ini dan itu, kira-kira seperti ini arti dari bunga dandelion:

1. Bunga dandelion indah, sekaligus rapuh dengan sekali tiupan. Bibit yang terbang setelah ditiup akan terbang jauh dan tumbuh menjadi tunas baru. Karena bisa tumbuh dimana saja, filosofi dari dandelion adalah seseorang harus bisa beradaptasi dimana saja walaupun harus berkelana jauh, kita harus tumbuh dan berkembang dengan baik. 
Some see weed, other's see wish
            2.  Dandelions mean:

  • Healing from emotional pain and physical injury alike
  • Intelligence, especially in an emotional and spiritual sense
  • The warmth and power of the rising sun
  • Surviving through all challenges and difficulties
  • Long lasting happiness and youthful joy
  • Getting your wish fulfilled
    (Source: http://www.flowermeaning.com/dandelion-flower-meaning/ ) 
 Tidak terbayangkan bahwa bunga kecil itu punya makna yang besar tentang kehidupan ya... dari beberapa penjelasan diatas saya pikir filosofi dandelion baik juga dimaknai dalam hidup. Dandelion tumbuh dengan baik dimanapun bibitnya terjatuh. Tetap cantik walaupun kehadirannya tidak selalu disadari. Terancam di injak mahkluk hidup lain, tapi dia tetap maksimal bertumbuh. Jika memang saat ini lagi berada dititik terendah hidup, sekilas coba ingat tetnang kisah dandelion. 


“Dandelions are just friendly little weeds who only want to be loved like flowers.”
Heather Babcock

Komentar

Postingan populer dari blog ini

( Tidak Sengaja)

My turn

Kota Kenangan